Selamat Datang di Blogger Nadia

Kamis, 03 November 2016

Safari

safari 
Safari adalah sebuah peramban Web buatan Apple Inc, yang awalnya ditujukan khusus bagi operasi Mac OS. Safari di pasang bersama Mac OS X dan merupakan peramban web bawaan di sistem operasi tersebut sejak Mac OS X v10.3
Kelebihan
  1. Fitur terbaru yang menarik adalah penerapan Nitro Engine dengan aplikasi browser bisa mengolah aplikasi-aplikasi web dengan lebih cepat karena Nitro Engine dapat mengeksekusi java scriot delapan kali lebih cepat dibanding browser lainnya
  2. Safari dilengkapi dengan Cover Flow yang membuat tampilan bookmark dan history browser
  3. Berbasis html 5 yang dapat mengumpulkan web-web favorit
Kelemahan
  1. Tampak aneh sebagai aplikasi Windows
  2. Tak ada fitur restore di safari hang
  3. Adanya bug pada safari

Internet Explorer

e1 
Internet Explorer adalah sebuah Web Browser Default nya windows yang dibuat oleh Microsoft Corporation. Artinya jika kamu memakai sistem operasi ( OS ) Windows, maka kamu tidak perlu menginsatall  Internet Explorer lagi, karena sudah ada saat kamu menginstall windows di komputermu.
Kelebihan  Internet Explorer
  1. Pada IE versi 8, grafis lebih terlihat elegen dan menarik
  2. Adanya tab bookmark yang telah terhubung dengan Windows Live
  3. Kinerja semakin cepat dan dapat di kolaborasi dengan Google Chrome Frame
  4. Tidak perlu di install , karena bawaan Sistem Operasi Windows
  5.  Internet Explorer merupakan browser paling stabil dalam kinerja dan jarang sekali di jumpai browser mengalami Not Responding, Debug atau Problem
  6. Menyediakan patch keamanan yang terbaru untuk pemutakhiran penjelajah we
Kelemahan  Internet Explorer
  1. Kecepatan yang kurang baik untuk browsing surfing dan download maupun upload
  2. Tidak memiliki fasilitas Tab, namun untuk IE versi 6 fasilitas tab mulai tersedia
  3. Pluign atau add yang dapat ditambahkan seduai dengan kebutuhan kita
  4. Kurang mampu membaca script dibeberapa halaman situs
  5. Banyaknya menu dan command bar yang kurang praktis
  6.  Internet Explorer merupakan browser paling lemah dalam hal keamanan


Opera Mini


o2

Opera Mini adalah penjelajah web yang dirancang khusus untuk ponsel, PDA Phone dan Smartphone. Penjelajah Web ini tersedia dalam beberapa platfrom, yaitu Java MIDP 2.0/Java J2ME, Android , Windows Mobile , iOS, BlackBerry OS, UIQ3, Symbian, dan Zeebo. Opera Mini adalah sebuah aplikasi yang gratis dan didukung melalui kemitraan antara para pengembang yaitu Opera Software, situs aplikasi gratis Gamejump, situs web Yahoo dan mesin pencari Google.
Kelebihan
  • Opera Browser merupakan aplikasi browser yang cukup ringan, sehingga tidak menamakan memori hardisk yang cukup besar pada notebook atau PC.
  • Memiliki email client dan rss sendiri sehingga tidak perlu memakai email client lain.
  • Memiliki opera Turbo yang bisa di aktifkan ketika koneksi sedang lambat sehingga proses loading bisa lebih cepat.
Kekurangan
  • Opera Browser biasanya sedikit lambat dalam membaca script pada beberapa halaman situs.
  • Meng-update Opera Browser dan harus mendownload kembali masternya.

Google Chrome

google_chrome_os 
Sistem operasi sumber terbuka yang dirancang oleh google Inc, untuk bekerja secara eksekutif dengan aplikasi web. Google Chrome OS diumumkan pada tanggal 7 Juli 2009 dan versi stabilnya akan dihancurkan umum pada paruh kedua tahun 2010. Sistem operasi ini berbasis Linux dan hanya akan berjalan pada perangkat keras yang dirancang khusus. Secara antamuka penggunanya dirancang mengambil pendekatan minimalis, seperti penjelajah web Google Chrome, sistem operasi ini dilanjutkan bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di internet.
Kelemahan Browser Chrome
  • Privasi : Google menyimpan 2% interpretation pencarian pengguna, lengkap dengan alamt IP-a.
  • Lensi : Google sempat mencantumkan pada Terms of Service mereka, bahwa semua muatan dari pengguna yang hak ciptanya dimiliki oleh pengguna akan diserahkan haknya pada Google.
  • Celah Keamanan : Beberapa pakar confidence menemukan adanya lubang kecil/bugs pada chrome sehingga ketika membuka suatu halaman website akan membuat browser ini menjadi crash. yang dikhawatirkan akan disalahgunakan oleh Hancker.
  • Extensions : Pada Chrome tidak terdapat extension/plugin/addons yang dapat ditambahkan, tidak seperti Firefox yang memiliki banyak aplikasi-aplikasi tambahan yang dapat membuat dan meningkatkan kinerja browser.
  • Bahasa : Menggunakan bahasa Indonesia
Kelemahan Browser Chrome
  • Tampilan : Memiliki tampilan yang tidak mengusik dan nyaman ketika sedang digunakan.
  • Modus Penyamaran : Digunakan untuk mengakses website tanpa meninggalkan jejak, sehingga cocok digunakan untuk mengakses konten.
  • Aplikasi Web : Google memberikan opsi " Make Application Shortcut" dengan underline ini sebuah aplikasi web seperti GMAIL atau google Teader yang dapat dijalankan lewat shorcut pada dekstop.
  • Pengelolaan Memory : Chrome memiliki proses yang terpisah sehingga ketika error/cash pada salah satu tidak akan menyebabkan seluruh browser error.
  • Pencarian : pencarian yang sangat baik.
  • Anti Penipuan : Menyediakan kemampuan menebalkan nama domain sebuah website.
Tampilan Browser Chrome
google-chrome-os-2-150x150
Fungsi Browser Chrome
  1. Incpgnito window ( Contrpl + Shif + N ) : Memungkinkan untuk browsing secara aman lewat windows browser, karena dengan fitur ini tidak akan meninggalkan jejeak seperti browser dan search history dan cookies.
  2. Alt + Home atau Control + T : Menampilkan semua situs dan boomark yang pernah dibuka oleh anda sebelumnya dalam bentuk thumbnail, fitur ini terdapat pada browser Opera dan add ons pada firefox. Alt + Home untuk membuka situs pada halaman yang sama, Control + T pada halaman baru.
  3. Control + Shif + T : Membuka kembali tab yang tidak sengaja ditutup ketika sedang browsing.
  4. Control + Tab ( Control + Shift + Tab ) : Untuk maju dan control + Shift + tab untuk mundur.
  5. Membuka link situs denagn cepat : Klik pada mouse scroll atau langsung di klik dan drag link ke tab browser.
  6. Bookmark situs dengan cepat : Sebagai search page yang langsung ke search engine yang kita inginkan.
  7. Control + B : Menampilkan dan menghilangkan bookmark rowser dengan cepat.
  8. Control + H : Pada bagian kanan ada pilihan delete history for his day, kalau netter ingin menghapus history situs yang pernah dikunjungi pada hari tersebut.
  9. Control + J : Shortcut ini sama seperti Firefox.
  10. Shift + Escape : Melihat pemakaian memori dan untuk mematikan tab yang berpotensi membuat browser freeze ( hang).
  11. About : Pluign dan about : Carsh : Memasukan kata-kata pada address bar untuk melihat pluign apa saja yang terinstall pada chrome.
  12. Akses menu pada Chrome : Untuk meng-customize atau optimize pada bagian kanan pada browser.

Mozilla Firefox


Pengertian
Sebuah software modern yang dibuat untuk mengakses internet dengan kinerja yang lebih cepat dan sedrhana dan merupakan browser yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet.
Kegunaan
  • Fitur tab yang bisa mengurangi onggokan di Taksbar.
  • Mempercepat browsing dan mengurangi tenaga PC ketika browsing.
  • Fitur ektstensi Tab Mix Plus membuat dan dapat membuka satu browser untuk beberapa tab, dan
  • Terbukti lebih cepat prosesnya ketika memakai internet Explorer.
Kelebihan Mozilla Firefox
  1. Tingkat popularitasnya di mata penguna internet sangat baik.
  2. Perkembangannya sangat pesat.
  3. Keamanan browser lebih ampuh dari browser yang lain.
  4. Memiliki beragam add on yang banyak.
  5. Konfigurasi browser yang lebih lengkap dibandingkan dengan internet Explorer.
  6. Ukuran aplikasi yang relative kecil sekita 4,7 MB di bandingkan IE yang mencapai 800 MB.
  7. Penampilan halaman yang lebih ringkas
Kekurangan Mozilla Firefox
  1. Waktu yang lama saat menjalankan program pertama kali.
  2. Adanya kebutuhan terhadap add on agar dapat berfungsi optimal.
  3. Update firefox berarti mendownload versi barunya lain dengan IE yang cukup uograde.
  4. Waktu proses halaman situs tertentu lebih lambat.
  5. Mozilla Firefox tidak terintegrasi dengan Outlook Express.

Aplikasi Perkantoran 15


Selasa, 01 November 2016

Visual Basic



Apa sih Visual Basic itu ??

Bahasa pemograman yang bekerja daram ruang lingkup Microsoft Windows Visual Basic 6.0 hampir dapat memanfaatkan seluruh kemudahan dan kecanggihan yang dimiliki oleh sistem opersai windows, secara umum kemampuan visual basic 6.0 adalah menyediakan komponen-komponen yang memungkinkan untuk membuat program aplikasi yang sesuai dengan tampilan dan cara kerja windows.

Tampilan Visual Basic

Bagian- bagian komponen  Visual Basic

Form adalah bahan untuk pembuatan window. Kita meletakkan kontrol pada form. Kontrol ini misalnya tombol, check box, radio button, memo label, panel dan sebagainya.
Pada form tersedia tombol minimize/restore dan close, ketiganya terletak di pojok kanan atas.

Untuk mengaktifkan form ada tiga cara yaitu :
  1. Klik tombol View Object pada Window Project
  2. Dari Menu View klick perintah object
  3. Tekan tombol Shift +F7 pada keyboard.
Baris Menu
Menu merupakan kumpulan perintahperintah yang dikelompokkan dalam kriteria operasi yang 
dihasilkan. Visual Basic 6.0 menyediakan tiga belas menu.
Toolbar 
Tomboltombol speed pada toolbar akan sangat membantu dalam mempercepat akses perintah 
(yang bias jadi tersembunyi di dalam tingkattingkat hirarki). Sebab tombol speed berfungsi sama 
dengan perintah yang tersedia (dan tersembunyi) di dalam menu.
Windows Properties
Window ini bertugas menyiapkan segala properti dari objekyang 
diperlukan dalam perancangan user interface maupun pemrograman.
Pada window ini terdapat semua properti yang dimiliki oleh objek 
terpilih (cara memilih objek adalah klik objek langsung padadiagram 
di project explorer atau klik langsung pada objeknya, misalnya form).
Pada windows ini terdapat dua tab yang menampilkan properti 
dalam dua cara sesuai dengan nama tab yaitu tab Alphabet 
(diurutkan berdasarkan namanya sesuai dengan abjad, ini merupakan
 pilihan default) dan Categories (diurutkan berdasarkanfungsinya).
Masing-masing properties memiliki nilainyasendirisendiriyang telah 
disediakan VB6 atau kita isikan sesuai dengan kebutuhan.
Cara menampilkan window ini caranya :
1. Dari Menu View pilihlah Properties Window
2.  Tekan tombol F4 pada keyboard
6. Toolbox
Toolbox adalah tempat penyimpanan kontrol yang akan kita gunakan pada
program yang dipasangkan pada form. VB6 menyediakan 21 kontrol, 
masing-masing dapat dilihat pada tabel berikut :



Fungsi - fungsi Komponen TollBox di atas :
     

Pointer (untuk memilih control )
PictureBox (menampilkan gambar)
 Label (teks pada form; tidak dapat langsung di ubah)
TextBox (tempat input/menampilkan teks -> bebas mengubah)
CheckBox (menampilkan kondisi Y/N atau T/F)
Command Button (menjalankan perintah/proses jika di tekan)
Option Button (mirip dengan checkbox, tapi hanya satu pilihan yg dapat di pilih)

ComboBox (kombinasi textbox & listbox, pilih dari list atau ketik)
ListBox (multiselect)


Horizontal Slinder ( untuk memberikan tombol left to right)

Vertical Slinder ( untuk memberikan tombol atas ke bawah)

Timer ( memberikan waktu)

Drivel List Box (memberikan alamat data)

Dir LIst Box ( Memberikan Folder baru)
File List Box (memberikan File baru)
Shape (memberikan bentuk grafik )
Line (membentuk garis)
Frame (pengelompokan kontrol-kontrol secara visual/fungsional)
Image (menampilkan gambar, tapi tidak bisa sebagai kontainer kontrol)
 OLE – Object Lingking and Embedding (lokasi program eksternal, ex : word ms, dll.)




7. Project Explorer



Project Explorer berfungsi berbagai saran pengakses bagian-bagian pembentuk project. Pada windows ini terdapat tiga tombol pengaktif untuk Windows Code,  Windows Object dan Toggle Folder. Juga terdapat diagram yang menampilkan susunan folder penyimpanan file-file project.
Secara default windows ini menempati dock-nya sendiri, yaitu di sebelah kanan atas. Namun kita bisa membuatnya mengambang keluar dock dengan cara mengklik atau drag keluar judul windows ini.
Untuk menampilkan windows ini dengan caranya adalah :
    1. Dari menu View pilihlah Project Explorer
    2. Tekan tombol CTRL +R pada keyboard
 


Fungsi Refresh Pada Komputer


Kebanyakan pengguna komputer terutama komputer dengan Operating System keluaran Windows pernah atau bahkan sering menekan tombol Tombol Klik Kanan lalu klik Refresh pada Desktop atau menggunakan tombol shortcut-nya pada keyboard yaitu tombol fungsi F5, dengan maksud  agar komputer lebih cepat bekerja, sehingga hal ini menjadi kebiasaan dimanapun dan pada komputer siapapun akan melakukan hal yang sama
Yang mengkhawatirkan dari mereka, mungkin karena mereka tidak tahu alasan sebenarnya mengapa mereka menekan tombol ini. Parahnya lagi, mereka yang memiliki alasan kuat mengapa mereka menekan tombol ini justru meyakini mitos yang salah tentang fungsi tombol refresh tersebut.
Perlu diketahui refresh pada desktop berbeda dengan refresh page atau reload page pada browser. Kadangkala karena lalu lintas internet yang padat, ada halaman internet yang tidak dapat dimuat secara sempurna. Fungsi refresh pada browser ini adalah untuk memuat kembali halaman yang gagal dimuat sebelumnya. Sedangkan, refresh pada desktop memiliki fungsi yang berbeda dengan tombol refresh yang terdapat di dalam browser. Kebanyakan pengguna komputer baru atau awam, seperti penulis sendiri, pada awalnya meyakini bahwa tombol refresh berfungsi untuk meng-update atau memperbaharui kondisi siaga (idle) komputer setelah terjadi perubahan dan menghapus perintah sebelumnya dari RAM, sehingga komputer yang kita gunakan akan berjalan dengan lebih lancar dan lebih cepat. Namun, seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, ternyata merupakan mitos semata.
Fungsi Tombol Refresh Desktop yang Sebenarnya Refresh desktop sebenarnya digunakan untuk memperbaharui tampilan atau memuat kembali tampilan yang ada di desktop setelah terjadi suatu perubahan. Refresh desktop tidak berfungsi untuk memperbaharui kembali kondisi RAM, dan tidak membersihkan komputer anda atau menyegarkan komputer anda. Oleh karena itu refresh desktop juga tidak menyumbangkan peningkatan performa apa pun pada kinerja komputer. Untuk lebih memudahkan anda dalam memahami penjelasan fungsi tombol refresh desktop ini, maka perhatikan ilustrasi berikut.
Kadangkala bila anda melakukan perubahan pada shortcut di desktop, perubahan tersebut tidak ditampilkan secara instan. Pada kasus ini, barulah anda perlu untuk melakukan refresh pada desktop anda untuk menampilkan perubahan yang telah dilakukan di desktop. Contohnya, anda telah mengatur shortcut di desktop agar namanya sesuai dengan urutan abjad. Saat anda menambahkan shortcut baru pada desktop, shortcut baru tersebut tidak akan langsung tersortir sesuai urutan abjad, tetapi akan berada di bagian paling bawah daftar shortcut.
Jika anda menekan tombol refresh desktop, semua shortcut akan diatur ulang kembali dan shortcut yang baru tersebut akan menempati posisinya sesuai abjadnya. Ini adalah fungsi tombol refresh desktop yang sebenarnya. Selain itu, refresh juga punya fungsi yang sama pada Windows Explorer. Jadi, bila anda punya kebiasaan melakukan refresh pada desktop anda berkali-kali tanpa mengetahui maksud dan fungsi sebenarnya tombol ini, maka anda sebaiknya menghentikan kebiasaan tersebut. Karena anda hanya membuang waktu dan perhatian anda untuk melakukan pekerjaan yang sebenarnya sia-sia.

Senin, 31 Oktober 2016

SASS

Apa itu SASS? 

 SASS (Syntactically Awesome StyleSheets) adalah sebuah bahasa yang diadopsi dari CSS, namun dengan fitur yang lebih banyak yang dapat memudahkan designer atau developer membuat sebuah website.

Apa untungnya kalau pakai Sass ?

Mempermudah designer ataupun developer dalam mendesain sebuah website. Istilahnya, dengan SASS ini kita bisa menggunakan fitur-fitur yang biasanya ada di bahasa pemrograman (seperti variable) di CSS.

Fitur - fitur yang ada si Sass 
  • Variabel => Menyimpan nama font yang kita gunakan di satu variabel, atau kita ingin menyimpan warna tulisan di dalam satu variabel. Nantinya kita akan bisa panggil langsung didalem kode yang lainnya.
  • Nesting => Untuk fitur nesting ini, kita bisa menulis CSS dengan sistem hierarki, jadi bisa kita susun sesuai tingkatannya. Ini sangat memudahkan kita, karena di CSS agak sulit untuk menulis seperti ini, dan akan banyak redudansi.
  • Partials => Partials sendiri adalah fitur dimana kamu bisa memanggil file-file scss secara terpisah. Perlu diingat, nama file harus diberikan karaketer _ pada depan file.
    • Import=> Untuk memanggil file lainnya, terutama file partials, kamu bisa menggunakan perintah @import ‘nama_partials’; 
    Perbedaan SASS dengan SCSS?

    Untuk SASS, kita tidak memakai kurung kurawal dan titik koma, sedangkan SCSS hampir mirip dengan CSS, menggunakan kuurung kurawal dan titik koma.



     






Jumat, 21 Oktober 2016

workshop membuat web dengan mudah

"Workshop kamu, mengerjakan apa dan bersama siapa, menghasilkan apa"






Workshop saya membuat WEB tentang Perancangan Informasi Data Sekolah Berbasis Web. Mengerjakan tentang semua aplikasi yang terkait dengan pembuatan Web sekolah tersebut dan mengumpulkan data-data untuk menyatukan agar web sempurna. Saya Workshop 3 kelompok bersam Harum Sasadilla dan Wella Rosalina, kelompok itu dipilih langsung oleh pembimbing Aplikasi Perkantoran yang bernama Bapak Samsul Boin. Akan menghasilkan web sekolah yang asli dan dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin oleh orang lain.

Kamis, 22 September 2016

Rekayasa Perangkat Lunak

 

SEJARAH SOFTWARE ENGINEERING

Istilah software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Saat itu, masih terdapat perdebatan tajam mengenai aspek engineering dari pengembangan perangkat lunak. Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap pengembangan rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap dua konferensi inilah yang menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak.
Pada tahun 1960-an hingga 1980-an, banyak masalah yang ditemukan para praktisi pengembangan perangkat lunak. Banyak project yang gagal, hingga masa ini disebut sebagai krisis perangkat lunak. Kasus kegagalan pengembangan perangkat lunak terjadi mulai dari project yang melebihi anggaran, hingga kasus yang mengakibatkan kerusakan fisik dan kematian. Salah satu kasus yang terkenal antara lain meledaknya roket Ariane akibat kegagalan perangkat lunak. Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanya untuk menemukan teknik jitu untuk memecahkan masalah krisi perangkat lunak.
Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman berorientasi objek, perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), berbagai standar, UML hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjata pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu. Pada tahun 1987, Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktek yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembanan perngkat lunak dalam tempo 10 tahun.

PENGERTIAN DASAR

Istilah Reakayasa Perangkat Lunak (RPL) secara umum disepakati sebagai terjemahan dari istilah Software engineering. Istilah Software Engineering mulai dipopulerkan pada tahun 1968 pada software engineering Conference yang diselenggarakan oleh NATO. Sebagian orang mengartikan RPL hanya sebatas pada bagaimana membuat program komputer. Padahal ada perbedaan yang mendasar antara perangkat lunak (software) dan program komputer.
Perangkat lunak adalah seluruh perintah yang digunakan untuk memproses informasi. Perangkat lunak dapat berupa program atau prosedur. Program adalah kumpulan perintah yang dimengerti oleh komputer sedangkan prosedur adalah perintah yang dibutuhkan oleh pengguna dalam memproses informasi (O’Brien, 1999).
RPL sendiri adalah suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, disain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan. Dari pengertian ini jelaslah bahwa RPL tidak hanya berhubungan dengan cara pembuatan program komputer. Pernyataan ”semua aspek produksi” pada pengertian di atas, mempunyai arti semua hal yang berhubungan dengan proses produksi seperti manajemen proyek, penentuan personil, anggaran biaya, metode, jadwal, kualitas sampai dengan pelatihan pengguna merupakan bagian dari RPL.

TUJUAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Secara umum tujuan RPL tidak berbeda dengan bidang rekayasa yang lain. Hal ini dapat kita lihat pada Gambar di bawah ini.
Dari Gambar di atas dapat diartikan bahwa bidang rekayasa akan selalu berusaha menghasilkan output yang kinerjanya tinggi, biaya rendah dan waktu penyelesaian yang tepat. Secara lebih khusus kita dapat menyatakan tujuan RPL adalah:
  • Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah
  • Menghasilkan perangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu
  • Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform
  • Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah

RUANG LINGKUP

Sesuai dengan definisi yang telah disampaikan sebelumnya, maka ruang lingkup RPL dapat digambarkan sebagai berikut:
  • Software Requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak
  • Software Desain mencakup proses penampilan arsitektur, komponen, antar muka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak
  • Software Construction berhubungan dengan detail pengembangan perangkat lunak, termasuk algoritma, pengkodean, pengujian dan pencarian kesalahan
  • Software Testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak
  • Software Maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan
  • Software Configuration Management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu
  • Software Engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak
  • Software Engineering Tools And Methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL
  • Software Engineering Process berhubungan dengan definisi, implementasi pengukuran, pengelolaan, perubahan dan perbaikan proses RPL
  • Software Quality menitik beratkan pada kualitas dan daur hidup perangkat lunak.
Struktur Organsisasi
No. Nama  Jabatan
1. Siti Nurjanah, S.Kom Ketua Kompetensi Keahlian

Senin, 19 September 2016

Rumus dalam Ms. Excel

Hasil gambar untuk rumus excel pertama sampai akhir pdf

Inilah tips komputer, tips microsoft excel cara menghitung data angket yang sejenis :
Fungsi yang digunakan adalah fungsi CountIf dengan standar rumus =COUNTIF(range;criteria)
  1. Tentukan range yang akan dihitung, misal range A1 sampai A100
  2. Tentukan kriteria yang akan dihitung, misal opsi jawaban 1,2,3 dan 4
  3. Untuk menghitung jumlah data sesuai opsi tersebut ketik rumus ini di kolom A101 =COUNTIF(A1:A100;1) untuk opsi jawaban 1 begitu seterusnya
  4. Jika opsi yang dihitung berupa data string (huruf;kata) misal opsi jawaban ya atau tidak, gunakan rumus ini di kolom A101 =COUNTIF(A1:A100;”ya”) untuk opsi jawaban ya, begitu seterusnya. Ingat gunakan tanda kutip.

Rumus Excel VLOOKUP

Rumus Excel VLOOKUP dipakai untuk mencari nilai dalam kolom pertama dari tabel dan mengembalikan nilai dalam baris yang sama dari kolom lain dalam tabel. Supaya lebih jelas, kita pakai fungsi Microsoft Excel VLOOKUP dalam contoh berikut.
Toko Saribusana memiliki tabel Daftar Barang sbb. :
Kemudian, saya diminta membuat tabel hasil penjualan bulan Juli 2011 seperti berikut :









Untuk mengisi kolom Keterangan, saya akan ambil dari Daftar Barang Toko Saribusana berdasarkan Kode yang ada, maka rumus Excel nya adalah
=VLOOKUP(B12,$B$3:$E$6,2,FALSE)
B12 : Kode Barang di B12 adalah acuan yang dipakai untuk mengambil data di tabel Daftar Barang.
$B$3:$E$6 : range tabel yang akan kita ambil datanya, dalam hal ini adalah tabel Daftar Barang tanpa mengikutsertakan judul kolom. Dan,  jangan lupa gunakan $ sebab range tabel adalah absolut.
2 : kolom ke-2 yaitu kolom Keterangan di range tabel adalah kolom yang akan kita ambil datanya. Kolom ke-1 selalu dimulai dari kolom paling kiri.
Singkatnya, kita menyuruh Excel melihat Kode di cel B12 lalu cari di range tabel Daftar Barang sesuai Kode yang sama, setelah itu ambil nilai di kolom Keterangannya dan isikan di tabel Hasil Penjualan. Hasilnya :


Demikian juga untuk mengisi kolom Harga Penjualan di cel E12, dengan memperhatikan bahwa Harga Penjualan = Harga Pokok * (1+Markup), maka , rumus Excel nya adalah
=VLOOKUP(B12,$B$3:$E$6,3,FALSE)*(1+VLOOKUP(B12,$B$3:$E$6,4,FALSE))
Di fungsi Microsoft Excel tersebut, kita menyuruh Excel melihat Kode di B12 lalu cari kode yang sama di tabel Daftar Barang, setelah itu ambil Harga Pokoknya dan kalikan Harga Pokok dengan (1+Markup). Nilai Markup diambil dengan cara yang sama dengan cara mengambil nilai Harga Pokok. Maka kita mendapatkan Harga Penjualan untuk Kode di B12.
Oke, silakan mencoba dulu dan mengutak atik fungsi Microsoft Excel VLOOKUP. Semoga mengerti.
Oh, ya, V di VLOOKUP singkatan dari vertikal. Penggunaan VLOOKUP (bukan HLOOKUP) ketika nilai-nilai acuan Anda berada dalam kolom di sebelah kiri tabel data dan Anda mengambil data lain di sebelah kanannya. Gunakan fungsi microsoft excel HLOOKUP ketika nilai-nilai acuan Anda berada dalam baris di sebelah atas tabel data dan Anda ingin mengambil data-data di baris bawahnya.

Rumus Excel IF

Syntax dari fungsi microsoft excel ini adalah : IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)
Maka dengan menggunakan fungsi microsoft excel IF, kita memberikan :
  • suatu kondisi kepada Excel, lalu
  • jika kondisi itu terpenuhi maka lakukan A,
  • jika tidak terpenuhi maka lakukan B.
Oke, kita coba dalam kasus yang sama yaitu Toko Saribusana. Kembali saya diminta menambahkan sebuah kolom di Tabel Penjualan bulan Juli 2011 yang menunjukkan status barang. Jika penjualan barang lebih dari 500 unit berarti Barang Laku, jika penjualan diantara 300 dan 500 maka Cukup Laku, dan di bawah 300 berarti Ga Laku.


Rumus excel di sel G12 adalah
=IF(D12>300,IF(D12>500,”Laku Keras”,”Kurang Laku”),”Ga Laku”)
Saya meminta Excel untuk mengecek :
  • Apakah unit terjual di D12 lebih dari 300  =IF(D12>300
  • Jika ya maka cek lagi apakah D12 lebih dari 500, IF(D12>500
  • Jika ya maka Laku Keras, “Laku Keras”
  • jika tidak maka Kurang Laku.  “Kurang Laku”
  • jika tidak berarti barang Ga Laku. “Ga Laku”
Di atas terlihat bahwa terjadi dua kali pengecekan, atau saya memakai 2 kali rumus excel IF. Fungsi If kedua berada di dalam fungsi If pertama. Fungsi IF dapat dipakai di dalam fungsi IF lainnya, jangan lupa fungsi IF di dalam tidak memakai tanda sama dengan [=] lagi.
Sekarang kita akan mencoba fungsi microsoft excel yang berhubungan dengan tanggal.

Fungsi Microsoft Excel Date and Time

Kedua fungsi microsoft excel ini sering juga dipakai dalam mengolah data di Excel.


Langsung saja, di atas adalah tabel Daftar Siswa Tercepat dalam Ujian IPA dari tiap kelas. Petugas administrasi memasukkan data tanggal, bulan, tahun dalam kolom-kolom terpisah supaya lebih cepat dan mudah. Nah, tugas saya mencari siapa yang tercepat dari kelima kontestan tersebut.
Pertama, saya satukan dulu tanggal, bulan dan tahun menjadi satu di sel C12 dengan fungsi microsoft excel :
=DATE(E3,D3,C3)
Fungsi microsoft excel ini mengambil data di sel E3,D3,C3 dan menjadikannya tanggal.
Lalu satukan juga jam, menit, dan detik tiap siswa di sel D12 dengan rumus :
=TIME(F3,G3,H3)
Rumus ini mengambil data di sel E3,D3,C3 dan menjadikannya waktu, untuk format time yang Anda ingini, ubah dalam menu Format Cells (klik kanan di sel, pilih Format Cells, pilih Time, pilih format yang Anda mau).
Baru saya cari siswa tercepat di sel E12 dengan fungsi microsoft excel :
=RANK(D12,$D$12:$D$16,1)
Fungsi Rank mencari urutan dalam suatu range, lalu Anda bisa pilih mau Ascending atau Descending.  Hasilnya adalah tabel berikut, selamat buat Cassey, kamu tercepat!

Mengenal fungsi-fungsi dalam microsoft excel

=SUM(…)
Fungsinya                  : Untuk melakukan penjumlahan
Bentuk umum : =SUM(range sel)
Contoh                        : Misalkan  kita  akan  menjumlahkan  dari sel H5 sampai sel  H15
Penulisan                   : =SUM(H5:H15)
=COUNT(…)
Fungsinya                  : Untuk melakukan counter
Bentuk umum : =COUNT(range sel)
Contoh                        :misalkan kita akan menghitung jumlah pegawai yang berada di sel B5 sampai sel B15     
Penulisan                   : =COUNT(B5:B15)
=MAX(…)
Fungsinya                  : Untuk mencari nilai maksimum (terbesar)
Bentuk umum : =MAX(range sel)
Contoh                        : Misalkan kita ingin  menetukan nilai terbesar dari sederetan  sel yang berada di sel F1 sampai sel F17
Penulisan                   : =MAX(F1:F17)
=MIN(…)
Fungsinya                  : Untuk mencari nilai minimum (terkecil)
Bentuk umum : =MIN(range sel)
Contoh                        : Misalkan kita ingin  menentukan nilai terkecil dari sederetan  sel yang berada di sel F1 sampai sel F17
Penulisan                   : =MIN(F1:F17)
=AVERAGE(…)
Fungsinya                  : Untuk mencari nilai rata-rata
Bentuk umum : =AVERAGE (range sel)
Contoh                        : Misalkan  kita  ingin  mengetahui nilai rata-rata dari sel A11
  sampai A17
Penulisan                   :=AVERAGE(A11:A17)
=ABS(…)
Fungsinya                  : Untuk  mengubah   angka-angka   yang   ada  dalam  daftar argumennya menjadi bilangan mutlak (absolut)
Bentuk umum : =ABS(range sel)
Contoh                        : Misalkan  kita  bermaksud  mengetahui  secara  mutlak dari sel yang kita aktifkan, misal di sel F17
Penulisan                   : =ABS(F17)
=SQRT(…)
Fungsinya                  : Untuk  menghitung  akar  dari  bilangan X. Bilangan X tidak boleh negatif
Bentuk umum : =SQRT(range sel)
Penulisan                   : = SQRT(25)          5
=IF(…;…;…)
Fungsinya                  : Untuk  mengecek  apakah  nilai  yang kita gunakan sebagai kunci benar atau salah (memenuhi syarat atau tidak)
Bentuk umum : =IF(logical_test ; Value_if_true ; Value_if_false)
Contoh                        : Misalkan  kita akan  membandingkan nilai di suatu sel yang berada  di  sel  F17,  tentang kriteria siswa dinyatakan lulus atau gagal dengan ketentuan sbb. Jika  nilai   rata-rata  siswa  lebih  besar  sama  dengan  60,  maka siswa dinyatakan LULUS, dan sebaliknya.
Penulisan                   : =IF(F17>=60:”LULUS”;”GAGAL”)
  artinya  jika kolom  F17 lebih besar sama dengan 60, maka
  LULUS, jika kurang dari 60, maka GAGAL
Keterangan :
Jika kondisi di sel F17 terpenuhi, maak kerjakan Value_if_true, jika kondisi di sel F17 tidak terpenuhi, maka kerjakan Value_if_false
=DATE(Year,Month,Date)
Fungsinya                  : Untuk menghitung jumlah hari
Contoh                        : =DATE(73,8,11) à 26887 hari
=VLOOKUP
Fungsinya                  : Untuk pembacaan suatu tabel secara vertikal
Bentuk umum :        =VLOOKUP(lookup_value; table_array; Col_index_num;
  Range_lookup)
=HLOOKUP
Fungsinya                  : Untuk pembacaan suatu tabel secara horizontal
Bentuk umum : =HLOOKUP(lookup_value; table_array; Col_index_num;
  Range_lookup)
=LEFT(…;…)
Fungsinya                  : Untuk   mengambil   teks   sejumlah  karakter  tertentu  dari  sebuah kiri
Bentuk umum : =LEFT(teks;jumlah karakter yang diambil)
Contoh                        : Misal  kita  akan  mengambil  karakter  yang  ada di sel F17  (Februari) sebanyak 3 huruf
Penulisan                   : =LEFT(F17;3) à hasilnya Feb
=RIGHT(…;…)
Fungsinya                  : Untuk   mengambil   teks   sejumlah  karakter  tertentu  dari  sebuah kanan
Bentuk umum : =RIGHT(teks;jumlah karakter yang diambil)
Contoh                        : Misal  kita  akan  mengambil  karakter  yang  ada di sel F17 (Februari) sebanyak 3 huruf
Penulisan                   : =RIGHT(F17;3) à hasilnya ari
=MID(…;…;…)
Fungsinya                  : Untuk   mengambil  teks  dari  kedudukan  tertentu  dengan sejumlah karakter tertentu
Bentuk umum : =MID(teks; start_number; number_char)
Contoh                        : Misal  kita  akan  mengambil  karakter  baru yang ada di sel F17 (Februari)
Penulisan                   : =MID(F17:3:3)

Disqus Shortname

Comments system